Semoga Anda semua diberi kekuatan dan hidayah-Nya untuk selalu bertaqwa kepada Allah S.W.T dan berada di jalan-Nya. Dan semoga apa yang saya tulis dan kutip di sini dapat menjadi inspirasi dan dorongan untuk Anda untuk memperbaiki diri.
Beberapa waktu lalu beredar berita tentang pelecehan terhadap Nabi Muhammad s.a.w. Kalau saya pribadi sih tidak kaget. Saya sering melihat dan mendengar hal semacam itu. Bahkan beberapa tetangga saya sering berdiskusi mengenai Islam, dilihat dari sudut pandang mereka sebagai non-muslim. Kalau soal otak, mereka itu orang-orang pintar dan bisa berfikir, menganalisa, dan mempelajari. Bahkan mereka membeli buku-buku tentang Islam dan terkadang membawa Al Qur'an terjemahan lengkap dengan daftar klasifikasi ayat-ayat Al Qur'an. Tapi saya bukan hendak menulis tentang mereka. Saya takut apabila tulisan saya nantinya malah membuat Anda mengikuti mereka karena memang apa yang ada di diskusi mereka sangatlah menyesatkan dan menjebak.
Kembali ke soal pelecehan terhadap Nabi Muhammad s.a.w beberapa waktu lalu melalui karikatur-karikatur, timbul berbagai reaksi di seluruh dunia. Dari mulai perbincangan di angkringan sambil menikmati sego kucing, sampai media massa (website/blog masuk di kategori ini).
Sebagai seorang muslim, ada yang lebih penting dari sekedar mencaci maki sang pelaku dan bahkan berusaha bertindak anarkis, yaitu berusaha mencari pelajaran apa di balik itu yang berguna untuk diri kita dalam rangka menjaga keimanan terhadap Allah S.W.T.
Dari reaksi kita yang timbul akibat kejadian itu, terlihat siapa sebenarnya diri kita dan memberikan pelajaran yang sangat berharga. Misalnya, soal karikatur itu sendiri yang notabene hanyalah sebuah gambar. Menggambar atau membuat patung makhluk hidup sendiri sudah dari dulu diharamkan, bahkan malaikat tidak mau memasuki rumah yang ada gambar dan/atau patung makhluk hidup di dalamnya. Lha ini kok malah menggambar Nabi Muhammad s.a.w. Apa tidak salah tuh ?
Kalau soal gambar-menggambar, tidak salah, karena si pembuat karikatur itu adalah orang kafir yang sedikit sekali (atau tidak sama sekali) mengerti tentang ajaran Islam. Tetapi karena yang dia gambar itu Nabi Muhammad s.a.w, jelas niatnya memang hendak melecehkan dan menghancurkan Islam secara terang-terangan.
Sebenarnya ini belum seberapa. Banyak film-film Amerika yang secara terselubung melecehkan Islam dan Nabi tetapi seringnya kita enjoy saja menikmatinya, malah buru-buru beli tiket atau cari CD/DVD-nya, atau sampai meluangkan waktu menontonnya di TV. he he he.
Di suatu hadits dikatakan bahwa orang yang mencoba atau sengaja mendustakan Nabi s.a.w, balasannya adalah neraka.
Selain itu di Al Qur'an surat ke-68 Al Qalam ayat 1 - 7, Allah SWT berfirman :
"Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis, berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila. Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya. Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. Maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir)pun akan melihat, siapa di antara kamu yang gila. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dia-lah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk."
Untuk saya pribadi, banyak sekali pelajaran yang bisa diambil. Misalnya, seberapa aware kah kita soal gambar menggambar ? Saya pribadi lebih senang dibilang tidak photogenic karena itu mengurangi keinginan saya untuk nampang di kamera. Dan ternyata, itu mendorong saya untuk mencari sumber di Al Quran dan hadits. Lebih hebat lagi, saya jadi teringat job utama saya, yaitu berdakwah dengan membuat tulisan ini. Saya rasa tidak ada kata terlambat atau basi walaupun insiden karikatur tersebut sudah lama sekali.
Semoga Allah mengampuni dosa kita dan memberikan hidayah-Nya kepada kita semua...

0 comments:
Post a Comment